Viral, Penjual Es Teh Depan Puskesmas Purwodiningratan Solo, Diserbu Pembeli meski Teh Masih Panas

0
94

Sri mengaku penjualan es teh mengalami penurunan bila sudah musim hujan. 

“Kalau hujan laku sih tapi berkurang, itu kalau hujan enggak nyampai 10 pack, paling ya enam sampai tujuh pack,” aku Sri. 

Pembeli yg biasa membeli es teh di warung Warsinem kebanyakan pekerja proyek, dan orang yg berangkat bekerja. 

“Pekerja proyek banyak, orang-orang kantoran jarang, orang lewat-lewat gitu kadang-kadang buat (bekal minum) waktu kerja,” ujar Sri. 

Sri menceritakan, pembeli kadang tidak sabar menunggu teh yg dibuat oleh Warsinem dingin. 

“Sempet tehnya belum dingin, banyak yg nyari (beli), sampai mereka tuh bilang es teh panas, itu udah diambili,” terang Sri.

• Ternyata Minum Teh Teratur Bisa Tingkatkan Fungsi Otak, Begini Penjelasan Peneliti

“Orang-orang itu dinunggu sejak warung ini buka, ya dari pukul 07.30 WIB,” imbuhnya membeberkan.

Sri menuturkan para pembeli menyukai teh yg dibuat Warsinem mungkin karena kental. 

“Apa ya mungkin tehnya enggak pernah dijok, langsung sekali kita buat enggak pernah tambah air,” tutur Sri. 

“Pokoknya matang dan sudah habis ndak pernah ditambah air lagi, ya, jadi masih kental,” tambahnya.