Usai Mutilasi Guru Honorer, Pelaku Mengaku Jual Koper Ibu Rp 200Ribu, Malamnya Ketakutan Lihat Arwah

0
56

Usai Mutilasi Guru Honorer, Pelaku Mengaku Jual Koper Ibu Rp 200Ribu, Malamnya Ketakutan Lihat Arwah

viralbangetBOGOR.COM — Dua orang pelaku pembunuhan dan mutilasi guru honorer, Budi Hartanto (28) asal Kediri berinisial Ajis Prakoso (AP) dan Aris Sugianto (AS) ditangkap pihak polisi ini memberikan pengakuan.

Satu dari dua pelaku, AS atau Aris Sugianto merupakan warga Kabupaten Blitar yg berdomisili di Kediri.

Pelaku AS atau Aris Sugianto tercatat sebagai warga Dusun/Desa Mangunan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

Tak hanya itu, ternyata jarak rumah AS atau Aris Sugianto dengan lokasi penemuan jasad korban tanpa kepala ini sekitar 1,5 kilometer.

Mayat Budi Hartanto guru honorer yg tanpa kepala ini diketahui ditemukan dalam Koper tergeletak di pinggir sungai bawah Jembatan Karanggondang, Udanawu, Blitar, Rabu (3/4/2019).

Pelaku bernama AS atau Aris Sugianto ini pun menceritakan perihal Koper yg ia gunakan untuk menyimpan jenazah sang guru honorer, Budi Hartanto.

Menurut pengakuan AS atau Aris Sugianto, Koper yg ia gunakan ini merupakan milik sang ibunda berinisial N (55).

Seorang guru honorer bernama Budi Hartanto (21) asal Mojoroto, Kediri Jawa Timur ditemukan dalam kondisi tubuh dimutilasi dan jasadnya dimasukan ke dalam koper
Seorang guru honorer bernama Budi Hartanto (21) asal Mojoroto, Kediri Jawa Timur ditemukan dalam kondisi tubuh dimutilasi dan jasadnya dimasukan ke dalam koper (Surya)

Hal itu disampaikan ibu AS atau Aris Sugianto, N usai diperiksa di Mapolres Blitar Kota, Jumat (12/4/2019).

Pada Rabu (3/4/2019) pagi, bertepatan dengan penemuan mayat guru honorer Budi Hartanto yg tanpa kepala dalam Koper, AS atau Aris Sugianto sempat meminta maaf kepada sang ibunda perihal Koper tersebut.

• Pelaku Mutilasi Guru Honorer Ditangkap-Potongan Kepala Jasad Dalam Koper Ditemukan Terbungkus Karung

• Pengakuan Tersangka Mutilasi Budi Hartanto, Sebut Pakai 2 Senjata Ini ketika Membunuh

• Pelaku Pembunuh Guru Honorer Dikenal Kemayu, Nyaris Digerebek Warga Karena Berdandan Seperti Wanita