UPDATE PENEMBAKAN LETKOL CPM DONO, Kronologi, Dipicu Serempetan hingga Pengaruh Alkohol

0
409

“Kendaraan korban masih terus melaju dan ditembak lagi oleh pelaku dua tembakan di belakang. Korban meninggal di TKP dengan dua luka tembakan,” ujar Kristomei.

Sebelum tembakan diletuskan, Kristomei menyebut pelaku dan korban sempat kejar-kejaran selama sekitar 15 menit akibat terserempetnya kedua kendaraan mereka.

Setelahnya, JR disebut melarikan diri menggunakan ojek dan meninggalkan sepeda motor yg ia kendarai di lokasi kejadian.

“Informasinya pelaku melarikan diri dengan menggunakan ojek. Itu pengakuan sementara dari pelaku. Detilnya kita bakal pastikan lagi,” ujar Kristomei.

Kristomei Sianturi mengatakan, JR juga terancam dipecat sebagai prajurit TNI.

“Untuk hukuman kalau pembunuhan dikenakan pasal 338 KUHP itu ancamannya di atas 15 tahun dan tambahan dipecat,” kata Kristomei.

Pelaku penembakan Letkol CPM Dono yakni Serda JR mengantongi izin penggunaan senjata.

Serda JR diketahui memiliki izin menggunakan senjata yg berlaku dari November 2018 hingga November 2019.

“Serda JR ini memiliki izin menggunakan senjata yg berlaku dari November 2018 sampai November 2019,” ujar Yuris.

Serda JR mengantongi izin menggunakan senjata setelah melalui serangkaian tes, termasuk psikologi.