Sepekan Dicari Keluarganya, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tewas Mengenaskan, Organ Dalamnya Hilang

0
195

Pada 30 Januari 2019, pukul 17.00, Zaleha mengatakan putrinya itu minta 1 Ringgit Malaysia, atau sekitar Rp 3.500, untuk jajan di toko.

“Siti berjanji bakal segera pulang setelah membeli jajan. Tapi itu terakhir kali aku bertemu dengannya,”

“Karena tidak segera pulang, saya melapor ke polisi di hari yg sama,”

“Kami juga melakukan pencarian swadaya, dibantu warga kampung, setiap hari, selama 11 hari,”

“Saya berdoa setiap hari agar Siti kembali, dan kini hancur hatiku melihat jasadnya dimutilasi. Siapa orang tidak punya hati yg melakukan ini ke putriku,” isak Zaleha, dengan nada pilu.

Siti Masyitah, anak ketiga dari empat bersaudara, dikenal sebagai anak periang.

“Mengapa mereka membunuhnya? Apa dosanya sehingga dia menerima perlakuan sadis ini?” tanya Zaleha histeris.

Orang pertama yg menemukan jasad Siti adalah Mohd Rosli Mat Rasat (38).

Menurutnya, tidak pernah ada kejadian pembunuhan sadis seperti ini di kampung tersebut, sebelumnya.

“Saya menduga, dia dibunuh di tempat lain, dan jasadnya dibuang di perkebunan kelapa sawit,” kata Mat Rasat.