Roby Abbas Cerita Tarif Artis dan Pramugari pada Hotman Paris, Ini Tanggapan Pengamat Gaya Hidup

0
216

Bayaran tarif yang menggiurkan salah satu alasan Artis tergiur nyambi di jaringan Prostitusi Online.

Diamankannya Artis Vanessa Angel di sebuah hotel di Surabaya ini seolah membuka tabir Prostitusi Online yg marak di kalangan artis.

Sebelum Vanessa Angel diciduk, ada beberapa artis yg juga sempat terseret kasus prostitusi online.

Melansir TribunStyle.com berikut rangkuman 5 Artis yg juga sempat terseret kasus Prostitusi Online dan berurusan dengan pihak berwajib.

1. Nikita Mirzani

Mengutip dari TribunJogja, Nikita Mirzani sempat diamankan oleh pihak kepolisian ketika berada di sebuah kamar hotel.

Nikita Mirzani ditangkap karena dicurigai terlibat jaringan Prostitusi Online yg marak di kalangan Artis.

Kondisi Nikita Mirzani ketika itu dalam keadaan setengah tanpa busana ketika di gerebek.

Melansir Wikipedia, ditanggal 10 Desember 2015, Nikita ditangkap Bareskrim Mabes Polri di Hotel Kempinski, Jakarta bersama 1 orang model dan 2 muncikari dalam operasi penyamaran yg dilakukan oleh kepolisian.

Nikita Mirzani diduga terlibat dalam Prostitusi Online yang melibatkan sejumlah artis.

Menurut keterangan polisi, Nikita menjadi korban perdagangan manusia yg dilakukan oleh 2 orang muncikari tersebut.

Penangkapan ini dilakukan kepolisian dari pengembangan kasus prostitusi online oleh muncikari Robby Abbas yg sebelumnya sudah ditangkap polisi.

2. Anggita Sari

Anggita Sari juga sempat ditangkap oleh pihak kepolisian ditahun 2015 lalu di sebuah hotel berbintang di Surabaya.

Anggita ditangkap setelah dirinya melayani seorang tas batam hidung belang.

Beredar kabar kalau Anggita mematok tarifRp 7,5 juta untuk sekali kencan.

Namun kabar tersebut dibantah oleh Anggita dan membeberkan kalau tarifnya tidak seperti itu.

3. Amel Alvi

Amel Alvi juga pernah ditangkap oleh pihak kepolisian di sebuah hotel di kawasan Jakarta Selatan.

Tak sendirian, Amel ditangkap bersama Robby Abbas.

Robby Abbas sendiri merupakan mucikari di kalangan prostitusi artis.

Terlibat dalam Prostitusi Online di kalangan Artis, Amel memasang tarif Rp 80 juta sekali kencan.

Kini Amel dikenal sebagai seorang female DJ.

4. Hesty Klepek-klepek

Februari 2016 lalu, Hesty Klepek-klepek juga ditangkap atas kasus prostitusi online.

Hesti digrebek ketika sedang melayani seorang tas batam di sebuah hotel mewah di Bandar Lampung.

Sejumlah barang bukti berupa alat kontrasepsi diamankan oleh pihak kepolisian.

Tarif yg dipatok Hesty untuk melayani tas batam hidung belang pun cukup fantastis yakni mencapai Rp 100 juta sekali main atau 1 ronde, seperti yg TribunStyle.com kutip dari TribunJogja.

5. Puty Revita

Puty Revita yg sempat tersangkut kasus prostitusi online.
Puty Revita yg sempat tersangkut kasus prostitusi online. (viralbanget)

Mantan finalis kontes ketas bataman Miss Indonesia 2014 ini juga sempat terseret kasus prostitusi online.

Puty ditangkap Bareskrim Mabes Polri diDesember 2015.

Puty diamankan ketika sedang melayani seorang klien di sebuah hotel Mewah.

Puty kemudian ditahan selama 2 tahun.

Setelah bebas, Puty kembali ke dunia hiburan dengan menjadi seorang model.

Roby Abbas Nasution Beberkan Tarif Artis dan Pramugari pada Hotman Paris

Masih ingat dengan Roby Abbas Nasution, mucikari kelas atas yg menjual banyak artis dalam kasus prostitusi online?

Dia berhasil membuat Hotman Paris terkejut bukan main, setelah mendengar jumlah artis dan model yg berhasil diperdagangkannya.

Robby mengungkapkan hal tersebut ketika dirinya menjadi bintang tamu acara Hotman Paris Show, yg ditayangkan Kamis (10/1/2019) mendatang.

Roby sendiri merupakan seorang muncikari yg sudah mendalangi prostitusi online.

Dirinya pernah divonis hukuman penjara selama satu tahun ditahun 2016.

Bertemu dengan Hotman, Robby membeberkan sejumlah artis yg masuk dalam kasus ini.

“Halo saya dengan Roby Nasution, yg dulu terkenal dengan mucikari kelas atas. Nggak keberatan kan kalau dipanggil germo?” ucap Hotman melalui unggahan video Instagram @hotmanparisofficial, Rabu (9/1/2019).

“Nggak keberatan,” jawab Roby.

Dalam video ini dirinya membeberkan jumlah artis dan model yg pernah diperdagangkannya.

Mendengar jawaban Robby, Hotman dibuat terkejut bukan main.

Jumlah sebanyak ratusan, belum termasuk perempuan selain artis dan model.

Sayangnya dalam unggahan video tersebut, Robby tidak sempat mengungkapkan nama-nama model dan artis yg sempat dijualnya.

Namun dalam keterangan video tersebut, Hotman mengungkapkan semua nama aktris dan model yg pernah tergabung bakal diungkapkan dalam tayangan acara Hotman Paris Show di iNewsTV.

“Anda kan divonis sebagai mucikari tahun 2015, sebelum tahun 2015, ada berapa artis Jakarta yg sempat kau perdagangkan?” tanya Hotman.

Robby menjawab, “100 orang.”

“100 orang artis udah kau jual?” seru Hotman dengan nada penuh keterkejutan.

“Model ada berapa?” tambahnya.

Robby membalas, “Di atas 50 orang.”

Jumlah 150 orang, termasuk 30 orang pramugari, dan perempuan lainnya.

“Haduh begitu banyak cewe tas batam Indonesia diperdagangkan ya, sebelum kau divonis.”

Dan menurut penuturan Robby, dari sekian banyak pengguna jasa prostitusi online, tas batam-tas batam itu berasal dari berbagai kalangan.

“Dan dari tamu kamu sebelumnya, lebih banyak pejabat atau swasta?” tanya Hotman lagi.

“Dari berbagai macam kalangan ada,” jawab Robby.

Hotman Paris Bongkar Analisa Hukum Prostitusi Online, Muncikari & Artis Korban atau Bukan, Update!

Artis Vanessa Angel dan model tas batam Avrellya Shaqilla jadi sorotan publik karena kasus prostitusi online.

Hotman Paris membeberkan fakta dan analisa hukum terkait prostitusi online.

Hotman Paris KASUS prostitusi online yang melibatkan artis Vanessa Angel kini mengerucut didua nama muncikari, yakni Endang S (25) dan Tantri N (28).

Polisi sudah menjadikan kedua muncikari di kasus prostitusi yg melibatkan Vanessa Angel sebagai tersangka. 

Sementara itu Vanessa Angel, seorang artis baru, dan 2 pengusaha justru dibebaskan polisi dengan alasan belum ada hukum untuk menjerat pelanggan sekaligus artisnya. 

Vanessa Angel dan satu artis lainnya dianggap polisi sebagai korban. 

Sedangkan untuk kedua muncikari itu polisi bakal menerapkan Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) UU ITE dan/atau Pasal 296 jo Pasal 506 KUHP.

Pasal 27 ayat 1 UU ITE berbunyi seperti ini setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yg memiliki muatan yg melanggar kesusilaan.

Sedangkan pasal 296 KUHP berbunyi Barangsiapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan ca**l oleh orang lain dengan orang lain, dan menjadikannya sebagai pencarian atau kebiasaan, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah.

Korban atau Bukan?

Hotman Paris Hutapea pun membuat analisa tersendiri terkait kasus-kasus prostitusi yg menjerat para artis. Terutama terkait status para artis yang kemudian disebut sebagai korban. 

Hotman Paris Hutapea mengungkapkan itu dalam beberapa postingan di akun instagramnya @hotmanparisofficial. 

"Banyak pertanyaankepada hotman paris, kenapa artis yang diduga melakukan online esek2 tidak ditetapkan tersangka?" ujar Hotman Paris Hutapea dalam video di @hotmanparisofficial. 

"Jawabannya adalah karena memang sampai hari ini di dalam undang-undang di indonesia tidak ada pasal yg mengataka bahwa tindakan seperti itu merupakan tindakan pidana," kata Hotman Paris Hutapea, masih di video tersebut.

Hotman Paris Hutapea kemudian mengambil dasar hukum lewat UU 1 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. 

Hotman Paris Hutapea mengatakan bahkan di UU 1 tahun 2007 terdapat unsur dimana si korban  atau si wanita tersebut harus tereksploitasi.

Hal itu tertuang dalam pasal Pasal 12 UU nomor 1 tahun 2007 yg berbunyi Setiap orang yg menggunakan atau memanfaatkan korban tindak pidana perdagangan orang dengan cara melakukan
perset**uhan atau perbuatan ca**l lainnya dengan korban tindak pidana perdagangan orang, mempekerjakan korban tindak pidana perdagangan orang untuk meneruskan praktik eksploitasi, atau
mengambil keuntungan dari hasil tindak pidana perdagangan orang dipidana dengan pidana yg sama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5, dan Pasal 6.

"Si wanita artis itu dipaksa tereksploitasi. ini kan dia tidak tereksploitasi. Dia enak-enak dapat duit. Jadi unsur pasal ini tidak kena terhadap dia. Bahkan terhadap munckari pun tidak kena pasal ini," kata Hotman Paris Hutapea.

"Ini mah tidak tereksploitasi, malah ternikmat-nikmat. Maka si muncikari pun kalau dapat pengacara yg bener bisa bebas loh. Karena pasal 1 atau 2 UU tidak pidana perdagangan orang hanya dalam rangka melakukan seolah-olah disekap atau tereksploitasi. Kalau ini kan nggak, transaksi murni bisnis, suka sama suka. itu susahnya. Makanya secara teori hukum ini agak berat menerapkan UU ini baik terhadap si muncikari ataupun wanita artisnya," kata Hotman Paris Hutapea.

Berikutnya Hotman Paris Hutapea mengingat agar pembuat UU lekas mengaturnya apabila hendak memasukkan perbuatan tersebut sebagai tindak pidana.  

"Kepada para pembuat UU agar segera membuat UU kalau memang bermaksud mengatur bahwa prostitusi online dan muncikari adalah suatu tindak pidana, karena kalau dipaksakan uu nomor 21 tahun 2007 tentang perdagangan orang, maka jadi sangat tidak tepat.

Contoh penerapan UU ini adalah seperti kasus jaman dahulu kala di amerika serika perdagangan orang-orang niger. 

Itulah sebenarnya esensi dalam UU ini. Bukan transaksi pelacuran atas dasar happy sama happy saling menguntungkan. jadi pasal ini tidak dapat diterapkan kesana," beber Hotman Paris Hutapea.

Baca: Nikita Mirzani Kaget Tarifnya Kalah Sama Vanessa Angel, Hingga Ungkap Tarif Prostitusi Artis

Baca: Terungkap Pengusaha R Fans Berat, Fakta Terbaru Artis Vanessa Angel dan Kasus Prostitusi Terkuak

Baca: Akhirnya Terungkap Alasan Kuasa Hukum Vanessa Angel Mengundurkan Diri

(cr12/viralbanget)