Inilah Kejanggalan Yang Dirasa Ayah Eni Yulansari, Siswi SMA 10 Diduga Terjun dari Jembatan Ampera

0
456

Mauladi mengatakan, Selasa sore Eny Yulansari meminta tetangga kontrakannya untuk mengantar ke Lorong Kolam.

Setelah sampai, Eni lalu memesan grab car meminta untuk diantarkan ke jembatan Ampera.

“Nah, dari situ saya sudah tidak tahu lagi bagaimana ceritanya,” ujarnya.

Sebelumnya, Mauladi mengaku sudah sempat mencari tahu keberadaan Eny yg menghilang secara tiba-tiba.

“Tapi kami tidak mendapat kejelasan. Sampai akhirnya ada petugas Airud yg menelpon saya pagi tadi dan mengabarkan Eny ditemukan tenggelam di sungai Musi,” ungkapnya.

Menurut Mauladi, sehari-hari Eni dikenal sebagai pribadi yg ramah dan sopan.

Tidak ada gelagat mencurigakan yg ditunjukan oleh Eny sebelum kejadian.

“Biasa saja orangnya, kalau ketemu dia (Eny) langsung senyum, ramah orangnya,” ujarnya.

Polisi Duga Bunuh Diri

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon E Winara mengungkapkan siswi SMA 10 yg jenazahnya ditemukan mengapung di sungai musi diduga bunuh diri.

“Dugaan sementara motifnya bunuh diri cuma kita masih mendalami bagaimana bentuk depresi nya,” jelasnya.

Ia juga menambahkan ketika pihak reskrim masih menunggu hasil forensik dari RS Bhayangkara.

Sebelum akhirnya mayatnya ditemukan tewas, guru, teman Eni Yulansari di SMA 10 sempat melihat gejala aneh tidak biasa.

Eni merupakan siswa pintar dan aktif di sekolah. 
Apalagi korban juga aktif di ekskul Rohis, Paskibra dan Broadcasting.

Guru Ekonomi SMAN 10 Palembang, Herman Sudianto yg terakhir berinteraksi dengan almarhum mengaku diSenin dan Selasa kemaren korban masuk sekolah seperti biasa.

Barulah diRabu (9/1/2019) tidak ada kabar.

“Selasa (8/1/2019) saya sempat masuk kelas dia (korban) dan mengajar selama tiga jam.”

“Saya lihat dia murung, makanya saya panggil ke depan,” ujarnya ketika dikonfirmasi ke sekolahnya, Kamis (10/1/2019).

Karena melihat siswanya kurang semangat dan murung dari hari biasanya, dirinya pun menanyakan ada masalah apa.

Tapi almarhum hanya menjawab biasa saja.

“Saya tawarkan ke guru BP saja. Bahkan dipukul 8.30 paginya dia mau izin pulang dan tidak saya izinkan. Katanya tidak enak badan,” jelasnya.

“Saya juga menasehati jika mau pulang cepat rugi dan kalau pulang pun tidak menyelesaikan masalah. Akhirnya dia ikut belajar sampai selesai,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan ketiga teman sekelas korban, Syauri Belva, Adelia Husnul Hotima, dan M Berlyan Adinata.

Mereka merupakan teman sekelas korban yg juga menyadari diSelasa itu temannya berbeda dari biasanya.

“Waktu itu kami sempat lihat dia menulis di kertas sembari melihat HP. Kami tanya ada apa? katanya tidak apa-apa sembari tersenyum. Anaknya sehari-hari ceria dan supel. Di kelas juga aktif dan pintar. Sering nanya juga kalau di kelas, aktiflah pokoknya,” katanya.

Saat mengetahui kabar duka tersebut, dia dan temannya yg lain sangat kaget. Apalagi informasi awal diterima dari pihak sekolah langsung.

“Dia ini ngekost di Hasan HS, orangtuanya di Muaradua dusun Bumi Genap, Kabupaten OKU Selatan. Meskipun di sini ada keluarganya tapi dia ngekost sendirian,” katanya.

Nia Ibunda  Eni Yulansari, siswi SMA 10 yg mayatnya ditemukan mengapung Sungai Musi Kamis, (10/1/2019) menangis di RS Bhayangkara Palembang, Kamis (10/1).
Nia Ibunda Eni Yulansari, siswi SMA 10 yg mayatnya ditemukan mengapung Sungai Musi Kamis, (10/1/2019) menangis di RS Bhayangkara Palembang, Kamis (10/1). (SHINTA/viralbanget.COM)

Ratapan Ibu Korban

Nia Ibunda Eni Yulansari, siswi SMA 10 yg mayatnya ditemukan mengapung Sungai Musi Kamis, (10/1/2019) hanya bisa terduduk lemas.

Di depan ruang mayat RS Bahyangkara Pelambang dia terus saja menangis dan meratapi kepergian putri pertamanya tersebut.

Diketahui Eny adalah anak pertama dari dua bersaudara.

“Astaghfirullah Eni, ngapo kau cak itu,” ratap Nia.

Nia sendiri ketika ini belum bisa memberikan keterangan karena masih merasa syok.

 Eni Yulansari Tulis Surat Aku Tidak Tahan, Siswi SMA 10 Jatuh Dari Jembatan Ampera

Terlihat anggota keluarga menangkan Nia yg terus saja menangis meratapi kenyataan pahit yg ketika ini harus dihadapinya.

Eni Yulansari Semasa Hidup. Siswi SMA 10 yg ditemukan tewas di Sungai Musi.
Eni Yulansari Semasa Hidup. Siswi SMA 10 yg ditemukan tewas di Sungai Musi. (Facebook)

Sempat Tulis Surat

Sebelum ditemukan tewas tenggelam di sungai musi, Eny Yulansari sempat meninggalkan surat isi curahan hatinya.

Pemilik kontrakan, Mauladi (55) mengatakan ada 2 surat yg ditemukan.

Pertama di temukan di tempat sampah depan kontrakan dan surat kedua ada ditetangga korban.

“Isi suratnya saya kurang mengerti karena ditulis dengan menggunakan bahasa daerah Komering. Tapi ada yg saya pahami isinya “aku dak tahan lagi” itu saja yg saya ngerti,” ujarnya ketika ditemui di depan ruang forensik RS Bahyangkara, Kamis (10/1/2019).

 Fakta-fakta Siswi SMA 10 Jatuh dari Jembatan Ampera, Guru Sempat Curiga Eni Murung

Fakta-fakta

Siswi SMAN 10 Palembang, Eni Yulansari ditemukan meninggal dunia mengapung di Sungai Musi.

Belum diketahui pasti apa penyebab korban jatuh dari sungai Musi, apakah dugaan bunuh diri atau kecelakaan.

viralbanget.com mendatangi SMAN 10 Palembang untuk menggali fakta-fakta tentang korban.

1. Sempat Terlihat Murung

Herman Sudianto, Guru Ekonomi SMAN 10 Palembang mengatakan ia terakhir kali berinteraksi dengan Eni Yulansari.

Herman mengatakan sempat melihat ada gelagat aneh dari Eni. ketika ditanyakan korban menjawab, “Biasolah ada masalah,” kata Herman menirukan jawaban Eni.

Karena menjawab hal biasa, Herman lalu tidak begitu menggali lebih dalam.

“Saya kira hanya masalah galau anak muda biasa,” katanya.

Mayat perempuan ditemukan mengapung di Sungai Musi. ketika ditemukan, mayat perempuan ini masih mengenakan seragam SMA.
Mayat perempuan ditemukan mengapung di Sungai Musi. ketika ditemukan, mayat perempuan ini masih mengenakan seragam SMA. (ISTIMEWA)

2. Indekos di Palembang

Herman juga mengatakan korban tinggal di Palembang indekos. Sementara orangtuanya tinggal di Muaradua Oku Selatan.

Korban ketika ini kelas X atau kelas 1 SMA. “DIa baru enam bulan tinggal di Kota Palembang,” kata Herman.

3. Aktif di Ekstra Kurikuler

Korban kata Herman aktif di ekstra kurikuler.

“Aktif di Rohis, aktif di Paskib. Di Paskib itu malah sore terus dia pulang. Di broadcasting dia juga aktif. penyiar radio sekolah.

Kepala SMAN 10 Palembang Fir Azwar ketika dihubungi mengakui siswi yg meninggal jatuh dari jembatan Ampera adalah salah satu siswinya.

4. tidak Masuk sejak rabu

Korban diketahui tidak masuk sekolah sejak kemarin. Terakhir kali masuk sekolah dihari Selasa.

Selasa malam viralbanget.com sempat mendapatkan informasi ada siswi yg jatuh di Jembatan Ampera. tetapi setelah diselidiki informasi itu masih simpang siur.

Kuat dugaan info awal tadi berhubungan dengan Eni.

5. Ditemukan Nelayan

Ditemukan jenazah Siswi SMA N 10 Palembang di aliran sungai musi tepatnya di aliran 1 Ilir, Kamis, (10/1/2019).

Siswi tersebut adalah Eni Yulansari, siswa SMA N 10 Palembang. Identitas tersebut diketahui dari seragam sekolah yg digunakan jenazah.

Kasubbid Patwal Airud Polresta Ipda Zaelani mengatakan, jenazah Eni pertama kali ditemukan oleh salah seorang yg sedang mencari ikan di 1 Ilir sungai musi.

Setelah menemukan jenazah, nelayan tersebut lantas memberikan laporan ke Posmat TNI AL 1 Ilir Palembang.

“Penemuan mayat sekitar pukul 08.30, dan langsung dilaporkan ke Polsek Ilir Timur dan Pos Airud Boom Baru,”ujarnya.

Saat ini, jenazah Eni sudah dibawa ke RS Bahyangkara Palembang.

 BREAKING NEWS : Pelajar SMA 10 Palembang yg Meninggal di Sungai Musi Bernama Eni Yulansari

 Siswi SMA 10 Jatuh dari Jembatan Ampera Palembang, Kepsek Akui Eni Yulansari Siswinya