Gubernur Sutarmidji Sebut Kebun Sawit Tak Berkontribusi Untuk Kalbar, Malah Rugikan APBD

0
130

Ia pun berharap ada perbaikan nasib bagi petani sawit di mana keadilan didahulukan dengan tidak hanya memihak dipemodal dan perusahaan besar tapi juga memihak kepada rakyat kecil.

Selain menyorot perkebunan sawit, Midji yg baru saja dilantik di5 September lalu juga menyampaikan keprihatinnya terhadap kondisi jalanan di Kalimantan Barat yg seperti bubur ketika musim hujan.

Untuk itu, pihaknya bakal memprioritaskan perbaikan jalanan agar mulus meski APBD Kalbar tidak terlalu besar.

"Insyaallah ada total 8 ruas jalan di Kalbar yg kalau musim hujan seperti bubur, bakal kita perbaiki," ungkapnya.

Menurutnya, infrastruktur terutama akses jalan yg baik memiliki peran penting untuk perputaran ekonomi di Kalbar.

Keberhasilannya dalam memimpin Pontianak selama 2 periode terutama dalam tata kota pun bakal diterapkan dalam memperbaiki infrastruktur di Kalbar.

Baca: Pemuda Katolik Singkawang Harap Perombakan Kabinet Jadikan Pelayanan Lebih Baik

Baca: Luas Pertambangan Semakin Luas, Midji Sebut Masalah Bagi Negara Jika tidak Dibuat Aturan Fleksibel

Selain mengutamakan perbaikan jalan, Midji juga bakal menganggarkan 20% APBD untuk pembangunan desa.

Ia menargetkan setidaknya ada 200 desa di Kalbar yg bisa menjadi desa mandiri dengan layanan kesehatan dan pendidikan terpadu, serta berdaya dan maju di sektor ekonomi, infrastruktur, dan sosial.

"Saat ini hanya ada 1 desa mandiri dari 2.031 desa di Kalbar. Ke depan kita bakal wujudkan 200 lebih desa mandiri," ujar Midji.

Di samping itu, ia juga mengapresiasi langkah APPSI yg turun langsung ke tiap provinsi dan membantu mengekspos potensi serta kearifan lokal dari tiap provinsi.

Saat ini, Tim Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur dari APPSI sudah tiba di provinsi ke-16 di Kalimantan Barat setelah sebelumnya menempuh penyeberangan selama 42 jam dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. (*)

Yuk Follow Akun Instagram tribunpontianak: