Gubernur Sutarmidji Sebut Kebun Sawit Tak Berkontribusi Untuk Kalbar, Malah Rugikan APBD

0
95

Ia mempertanyakan keberadaan kebun sawit di Kalbar yg katanya menghasilkan CPO terbanyak tapi banyak pula warga Kalbar yg bekerja di Malaysia khususnya diperkebunan sawit di sana.

Moratorium Izin Perkebunan Sawit

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji berencana melakukan moratorium izin perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat.

Mengutip http://gapki-kalbar.or.id, Sutarmidji juga mengungkapkan pihaknya bakal melakukan evaluasi agar perkebunan sawit dapat menguntungkan petani sawit dan rakyat kecil secara langsung.

Baca: Wow, Fitur-fitur Ini Buat Nissan Terra Jadi Big SUV Istimewa

Baca: Inkanas Kalbar tidak Pasang Target Muluk-muluk di Kejurnas

Hal ini dilakukan mengingat lebih banyak perkebunan kelapa sawit yg menguntungkan pengusaha besar tetapi tidak secara langsung menguntungkan petani sawit dan rakyat kecil.

“Perkebunan sawit di Kalbar ini nomor 2 se-Indonesia tapi faktanya tidak banyak menyejahterakan petani sawit dan rakyat kecil secara langsung, lebih banyak menguntungkan pengusaha besar yg berkantor di Jakarta dan bayar pajak di Jakarta,” kata Sutarmidji dalam keterangan tertulis, Senin (15/10/2018).

Saat ditemui Tim Ekspedisi dari Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Midji menambahkan selain tidak banyak menguntungkan rakyat kecil secara langsung, perkebunan kelapa sawit juga merusak ekosistem.

Dalam hal ini merusak kesuburan tanah dan mengakibatkan kekeringan.

Selain itu, ia menyampaikan pembukaan lahan sawit yg biasanya dilakukan dengan pembakaran hutan mengakibatkan berkurangnya lahan hijau dan meningkatnya polusi udara.

Ia juga mengatakan harga sawit yg dibeli oleh tengkulak cenderung merugikan petani sawit.

Baca: Gahar, Nissan Terra Laku Keras di Kalbar Sejak Diperkenalkan Awal Desember

Baca: Dandim Gelar Tatap Muka dengan Ormas dan Media, Ini Harapan Letkol Inf Basyarudin