Erwin Siahaan, Pengemudi Ojol yang Sukses jadi Anggota DPRD Medan, Begini Kisah Inspiratifnya

0
38

“Beberapa hari setelah itu bang, ibuku meninggal. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya di tanganku ketika kami berdua di dalam becak. Tiba-tiba dingin tubuhnya,” katanya.

VERA OKTARIA – Fakta Baru Polisi, Vera Oktaria Pernah Dijambak Pacar Prada DP Disaksikan Tetangga

 Petani Gigit Kobra yg Mematuknya Sampai Mati Sebelum Ditemukan Tewas di Ladangnya

Setelah peristiwa duka itu, Erwin mengatakan, ia bersama adik dan kakaknya mendapatkan dana dari asuransi sang ibunda.

“Kami mendapatkan uang asuransi dan kami bagi empat. Aku mendapatkan Rp 23 juta. Uang ini kugunakan sebagian untuk prosesi pemakaman mamakku, dan sisanya aku pakai untuk dana kampanye selama beberapa bulan ini,” ucapnya.

Pernah Caleg, Pengakuan Dosen Posting People Power yg Ditangkap Polisi, Kasus Ujaran Kebencian

Buaya 3 Meter ke Terseret Banjir Besar ke Sawah Petani

Tak hanya itu, Erwin mengatakan ia juga menggunakan dana yg didapatkannya dari Jaminan Hari Tua (JHT) dari perusahaan tempat ia bekerja dahulu.

Erwin mengatakan, awalnya keluarganya tidak setuju dengan keputusannya memakai uang tersebut untuk biaya kampanye. Ia kerpa mendapatkan penolakan dan kata-kata sinis dari para saudaranya.

“Namun setelah kemenangan ini, saya kira para saudara saya mengerti tentang langkah yg saya lakukan,” tuturnya.

Pria berdarah batak itu, mengaku tidak memiliki pola khusus dalam berkampanye. Hanya ia acapkali berkampanye sambil menjalankan aktivitasnya, sehari-hari sebagai pengemudi ojol.

“Aku sengaja berkeliling di dapilku mencari sewa, mengobrol,menyalami mereka dan membagi brosur serta kartu nama;” katanya.

Sepulang narik, menurut Erwin ia juga kerap datang ke tempat-tempat keramaian seperti kedai kopi, partangiangan (acara doa) dan juga pertemuan marga-marga batak.

Erwin menuturkan tidak selamanya ia mendapatkan sambutan yg baik dari orang- orang. Pernah suatu hari, Erwin memberikan kartu nama kepada rekannya sesama pengemudi ojol.