Tragis! Rumah Tangga Wanita ini Hancur Berantakan Karena FB dan BB, Mengerikan

Tiga  bulan berlalu, aku mulai hamil.

Aku merasa biasa saja.

Tapi kedua orang tuaku bingung dan mempermasalahkannya.

Pasalnya, sudah setahun suamiku kerja di pengeboran lepas pantai luar jawa.

Dan sudah barang tentu tidak pernah setahun ini menyentuhku.

Aku tetap bilang dimereka, bahwa ini adalah janin suamiku.

Tapi kedua orang tuaku tetap menuduhku melakukan serong.

Akhirnya, suamiku pun dituntut pulang.

Tanpa basa-basi, suamiku pun cek BB dan FB ku.

Aku demikian bingung dan panik. Masih ada pesan-pesan nakal ku di situ.

Aku menangis sejadi-jadinya.

Menyembah-nyemb­ah, bertekuk lutut di hadapan suami dan kedua orang tua kandungku.

“Menantuku, cepat ceraikan dia, biarlah aku kehilangan anak gadis dari dikehilangan menantu dan cucu sebaik kamu.” kata ibuku “Dan kamu..!” ibu menudingku dengan mata berair.

“Pergilah kemana kau mau, sekarang juga. Dan jangan pernah kau tampakkan wajah menjijikkanmu di hadapanku dan keluargaku.”

Aku keluar rumah dengan tangisan anakku.

Bahkan untuk memelukpun aku tidak diizinkan.

Ku coba minta pertanggung jawaban dari lelaki itu.

Namun BB FB nya sudah tidak aktif lagi. Ku beranikan diri datang ke jogja kampus dimana dia kuliah.

Di KABAG kemahasiswaan, ternyata tidak menemukan nama yg ku maksud.

Aku tunjukkan foto wajahnya, dan ternyata tiada ditemui wajah yg seperti itu.

Aku menangis sejadi-jadinya. K4ndung4nku sudah hampir 6 bulan.

Uang sangu pun menipis.

Tak tahu kemana arah diuntung.

Tak tahu Kemana nasib bakal menuntun. BB dan FB benar-benar memporak -porandakan rumah tanggaku.

# ibu-ibu, bapak-bapak dan sahabat-sahabat ku yg baik, gunakan BB FB sesuai kebutuhan dan kemanfaatannya.

Bila tidak ada manfaaatnya dan malah menjerumuskan kita kedalam kemaksiatan.

Maka demi keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga, berhati hatilah main FB, chating dan invite BB. (M Edward)