Tragedi Mina, Iran tuntut tanggung jawab Saudi

0
25
mecca_stampede

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz memerintahkan dilakukannya pengkajian keamanan ibadah haji menyusul tewasnya sedikitnya 717 dan 863 luka dalam peristiwa di Mina.

Raja Salman sudah membentuk komisi penyelidikan kecelakaan haji dengan korban terbesar sejak 25 tahun lalu itu.

Di antara korban tewas, terdapat tiga jemaah Indonesia.

Raja Salman mengatakan, dibutuhkan langkah untuk meningkatkan tingkat pengorganisasian dan pengaturan tentang pergerakkan para jemaah.”

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan pemerintah Arab Saudi “harus memikul tanggung jawab sepenuhnya atas bencana ini.”

Sedikitnya 95 jemaah Iran menjadi korban tewas dalam kejadian itu.

Menteri Kesehatan Arab Saudi menyalahkan para jemaah yang bergeak “tanpa mematuhi jadwal yang ditentukan,”sebagai penyebab kecelakaan besar itu.

Pihak berwenang Arab Saudi mengatakan sedikitnya 717 jemaah haji meninggal dunia karena berhimpitan dan berjejalan saat hendak melempar jumroh, Kamis (24/09) pagi.

“Ada orang yang terjerembab menimpa orang berkursi roda, lalu sejumlah orang lain terjerembab menimpa badan mereka,” kata Abdullah Lotfy, jemaah dari Mesir kepada Associated Press.

“Orang-orang sampai berdiri di atas badan orang lain agar sekadar bisa bernafas.”

“Jenazah tergeletak di mana-mana sejauh mata saya memandang,” kata Bashir Sa’ad Abdullahi, dari BBC Abuja yang berada di Mina.

Lepas dari kecelakaan fatal itu, para jemaah haji lain terus melanjutkan ritual lempar jumrah.

Ini kecelakaan kedua dalam rangkaian ibadah haji tahun ini yang diikuti lebih dari dua juta jemaah. Sebelumnya kecelakaan terjadi di kompleks Masjidil Haram. ketika sebuah mesin derek jatuh menyebabkan 100 lebih jemaah tewas, termasuk 11 jemaah haji asal Indonesia.

Masih belum diumumkan rincian asal negara dari para korban jiwa dalam insiden di Mina, yang terjadi pada hari raya Idul Adha ini.

Pada 2006 lalu, juga terjadi musibah berdesak-desakan yang mengakibatkan jatuhnya korban 364 jiwa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here