Setelah Ada Perdamaian, Akhirnya Dapat Dilakukan Renovasi Makam Yesus

Setelah Ada Perdamaian, Akhirnya Dapat Dilakukan Renovasi Makam Yesus

0

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JERUSALEM – Suara dentingan perkakas bergaung di dalam ruang bentuk kubah dengan cahaya yang temaram malam itu.

Sejumlah orang terlihat sibuk bekerja. Dengan sarung tangan karet dan aneka perkakas, mereka menyelami setiap detail dan relief yang ada di tembok-tembok ruang tersebut.

Penyeka berbahan kapas yang dicelupkan ke dalam larutan air sabun, dipakai untuk menggosok lapisan marmer, yang selama ratusan tahun dikotori sisa-sisa pembakaran lilin.

Sementara itu, sekelompok biarawati terlihat mengamati mereka dalam diam. Pemandangan itulah yang terlihat, Senin (6/6/2016) malam, ketika proses renovasi sebuah makam di Jerusalem dimulai.

Satu tim yang terdiri dari para ahli, mulai bekerja dalam proyek bersejarah merenovasi makam, yang oleh umat Kristen dipercaya sebagai tempat Yesus dikubur.

Proyek perbaikan makam Yesus ini disebut bersejarah karena menjadi kali pertama sejak 200 tahun terakhir. Persaingan antar-denominasi Kristen sempat menyulitkan eksekusi renovasi situs ini.

Proyek perbaikan tersebut bakal menitikberatkan pengerjaan di bagian dalam ruang kubur Yesus. Ini adalah pekerjaan yang pertama di makam itu sejak 1810. Kala itu tempat tersebut pernah diperbaiki menyusul sebuah kebakaran.