“Rahang Kanan Hancur dan Lidah Menjulur Keluar, Dia Tewas 3-7 Hari Lalu”

0
1136

Kabar24h-Sosok mayat laki-laki yang ditemukan terapung di bawah Jembatan II Gunung Bintan, Kecamatan Teluk Bintan, Kepri, Jumat (9/10/2015) pagi, diperkirakan sudah tewas 3-7 hari lalu.

“Mayatnya berjenis kelamin laki-laki. Dia sudah membusuk. Dari hasil otopsi diperkirakan bahwa mayatnya sudah tewas sekitar 3-7 hari lalu,” jelas dokter Evi Diana Fitri, spesialis forensik saat ditemui di ruang kerjanya yang bersebelahan dengan ruang mayat RSUP Kepri di Tanjungpinang, Jumat siang.

Menurut Evi, tas batam.co.id”>tas pria tersebut diduga meninggal dibunuh sebelum ditenggelamkan ke dasar laut.

tas batam/foto/bank/images/mayat-di-teluk-bintan-1_20151009_135613.jpg” alt=”mayat” width=”700″ height=”393″ />

Foto: Sejumlah anggota polisi mengevakuasi mayat tas batam.co.id”>tas pria tak dikenal yang terapung pakai pemberat di Teluk Bintan, Jumat (9/10/2015).

Kemungkinan besar dia  tewas akibat tindakan kekerasan. Dugaan ini terlihat dari tanda-tanda kekerasan yang tampak pada kondisi korban.

“Dia dibunuh lalu ditenggelamkan untuk menghilangkan barang bukti. Ada beberapa tanda kekerasan seperti rahang kanan hancur, resapan darah di bagian kepala bagian kiri luar dan lidahnya menjulur ke luar,” jelas Evi lagi. (*)