Polisi Israel Tembaki Siswi Palestina dan Dibiarkan Sekarat

Polisi Israel Tembaki Siswi Palestina dan Dibiarkan Sekarat

271

Polisi perbatasan Israel menembak seorang siswi Muslim 17 tahun di dekat Masjid Ibrahimi di Kota Khalil (Hebron), Tepi Barat.

Dilansir The Sun, Senin (26/10/2015) Meski diketahui masih bernafas, Israel melarang tim medis mendekati tubuh korban yang dibiarkan tergeletak begitu saja dengan darah terus mengalir membasahi kerudung putihnya hingga meninggal dunia.

Siswi malang itu diketahui bernama Dania Irsheid yang berasal dari Hebron. Juru bicara polisi Israel menuding bahwa Irsheid membawa sebilah pisau di tangannya.

“Seorang tentara Israel meminta untuk mengeluarkan pisau dari dalam tas siswa itu, lalu tiba-tiba ia langsung melepaskan tembakan ke udara,” ujar saksi mata.

“Beberapa detik kemudian pelajar perempuan itu tergeletak di atas tanah.”

Wanita Palestina yang berada di lokasi kejadian mengatakan kepada Ma’an News bahwa ia menyaksikan “tentara pendudukan mengelilingi wanita muda Palestina yang mengalami pendarahan tergeletak di atas tanah tanpa bantuan medis sama sekali.”

Mobil Ambulance Bulan Sabit Merah Palestina segera menuju tempat kejadian untuk mengevakuasi korban. Saat tiba dilokasi, Irsheid diketahui masih bernafas, akan tetapi pihak militer Yahudi tidak mengizinkan mobil ambulance mendekati korban. Baru setelah korban dipastikan sudah tak bernyawa, mobil ambulance diizinkan untuk mendekat dan mengevakuasi jenazahnya.

Irsheid, yang merupakan siswi sekolah menengah Jihad Arsid Khalil, ditembak pada Minggu (25/10/2015) sore sepulang sekolah, persis seperti yang dialami oleh peraih Hadiah Nobel Bidang Pendidikan asal Pakistan, Malala Yousafzai.