Perang Yakuza Jepang di Depan Mata, Harga Senjata Api Melonjak Tinggi

0
654

Penembakan pimpinan mafia Jepang (Yakuza) dari kelompok Yamaguchigumi terjadi Rabu, 7 Oktober lalu di Kota Lida Perfektur Nagano.

Inilah awal pembuka akan adanya perang antargeng yakuza di Jepang. Penembaknya adalah pecahan Yamaguchigumi, dari Kobe Yamaguchigumi (KY) yang biasa disebut Hit-Man di Jepang.

Situasi yang semakin memanas ini membuat perdagangan senjata api di Jepang semakin aktif dan semakin mahal harganya di pasar gelap Jepang.

“Kini suasana benar-benar panas, kemungkinan perang antargeng semakin besar. Bahkan harga pistol senjata api semakin mahal di pasar gelap,” ungkap sumber, Minggu (11/10/2015).

Harga pistol yang semula sekitar 300.000 yen kini menjadi sekitar satu juta yen per unit. Pada bawahan (chimpila) Yakuza kesal pimpinan masih bisa bersabar, tapi mereka sudah mau perang saja. Oleh karena itu para chimpila tersebut kini mulai mengincar pistol, bukan hanya untuk berperang tetapi juga untuk berjaga diri seandainya mendadak dapat serangan dari lawannya.

Yakuza terbesar Jepang Yamaguchigumi pecah 1 September lalu dan saingannya, dengan logo yang sama persis, membentuk KY tanggal 5 September dan diresmikan 6 September lalu terdiri dari 14 kelompok. Awalnya 13 kelompok, belakangan menyusul bergabung satu kelompok lain bersama KY.