Kisah Lelaki Pemburu 1.000 Janda Heboh, Ternyata Ini Keistimewaannya yang Bikin Para Wanita Nyantol

Ia menafkahi para janda tua tidak punya, yg sering dilupa oleh beberapa orang di luar sana (mungkin juga oleh kita  šŸ™ ), para janda yg sering tidak dilihat keberadaannya.

Huft, apa gara gara mereka janda tua? Bukan janda syantik kinyis kinyis syemok nan manja mempesona sekaligus kaya raya? Duh, jadi pengen julita jaya kan eke akhirnya

Tapi bagi bang Cuy, senyum para janda ini adalah segalanya.

Lihat saja ungkapan syahdunya untuk Mak Ari yg sendirian di masa tuanya, yg sudah tidak ada sanak saudara dan tetiba merasa begitu sedih setelah adiknya, tempat ia berbagi rasa pulang disang pencipta.

“Mak, minggu ini untukmu. Mak, malam minggu ini kita lepas rindumu.” Manis sekali.

Atau candaannya diMak Anah : “Mak mau nikah lagi? Hayuk saya cariin duda.” Dan mak Anah tertawa sambil menjawab : “jarore peyot” (entah apa artinya)

Atau Mak Unih yg begitu bijaksana. Kemiskinan dan kesendirian di masa tuanya yg penuh keikhlasan ia terima, tanpa sedikitpun menyalahkan sang pencipta. Ia justru bersyukur Allah mengujinya dengan menjadi sebatang kara ketika usia renta. Sebab menurutnya, andai ujian itu ia dapatkan ketika ia muda, betapa banyak yg nanti terjerat dosa

Jangan lupa juga Mbah Rupini, janda keren mandiri yg di usia 78 tahun masih ngontel alias menggowes sepeda untuk berjualan buntil ke daerah sekitarnya. Pantas saja Bang Cuy ngapelin dia.

Atau kisah kisah janda gebetan bang Cuy lainnya yg luar biasa. Tidak hanya para janda, tetapi juga aksi kerennya bersama relawan lainnya untuk sesama.

Aku memang udah mendengar sebelumnya bahwa Bang Cuy bakal ke Myanmar, menjadi relawan untuk kemanusiaan.