Kau Gerayangi Aku Hingga Berdarah

0
1945

BATAM – Kehilangan kegadisan. Itulah akibat yang diterima, sebut saja Bulan (17), pelajar di SMA Batam, setelah menjalin hubungan asmara dengan kekasihnya KR (18). Ia tak menyangka bila kegadisannya harus melayang ditangan sang pacar.

Peristiwa itu ia laporkan ke Mapolsek Sekupang, Batam, Rabu (11/8) lalu. Menurut keterangan Kapolsek Sekupang Kompol Yos Guntur melalui Kanitreskrim Iptu Feri Kuswanto, peristiwa itu terjadi pada hari sebelumnya saat mereka sedang bertamasya ke pantai di Tanjungpinggir, Batam. Dari pantai ini, pemandangan cahaya lampu gedung-gedung di Singapura memang terlihat indah.

Keduanya kemudian mencari tempat sepi lalu duduk berdua. Pada saat itulah, terang Feri, KR mulai terbakar nafsu. Ia pun lantas memasukkan jemarinya di balik celana dan bahkan memaksa sang pacar untuk melakukan lebih jauh lagi walaupun Bulan sempat menolak. Namun, Bulan mengaku tak berdaya dengan paksaan KR.

“Keduanya sedang pacaran dan sama-sama tinggal di daerah Tiban. Awalnya mereka hanya ngobrol-ngobrol biasa saja. Tapi lama-kelamaan malah menjadi-jadi,” ujar Feri mengisahkan. Karena merasakan sakit akibat benda tangan KR yang menggerayangi dereah vitalnya, ia pun terus meronta hingga akhirnya mereka bersepakat pulang.

Setibanya dirumah, saat dicek ternyata celana dalam Bulan telah penuh bercak berdarah. Hal itu langsung diadukan ke orang tuanya, akhirnya pada tanggal 2 Agustus 2011 membuat laporan ke Mapolsek Sekupang. Keesokan harinya, tersangka langsung ditangkap dan ditahan.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 81 ayat 2 Undang-undang perlindungan anak tahun 2002 karena korban masih berusia dibawah umur,” terangnya. Kini KR harus meringkuk dibalik jeruji besi dan terancam tidak bisa berlebaran dengan keluarganya.

Sumber : (TribunBatam)