Kasus Pembunuhan Wanita Muda Batam Terus Bertambah

0
170
Kasus pembunuhan yang melibatkan wanita muda di Kota Batam terus bertambah.
Kondisi ini pun membuat pekerjaan rumah (PR) dari aparat kepolisian terus bertambah.
Mengingat sepanjang beberapa bulan terakhir, telah terjadi kasus pembunuhan wanita muda dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Yakni mengalami luka dibagian leher.
Dari data Litbang Tribun Batam diketahui, pada tanggal 24 Mei 2015 telah terjadi kasus pembunuhan sadis promotion gilrs (SPG) swalayan BCS Mall, Dwi Juli Anggi (18) di bukit Dangas, Sekupang, yang hingga saat ini masih belum terungkap.
Bahkan polisi terkesan kesulitan dalam mencari siapa pelaku pembunuhan sadis tersebut.
Dalam penyelidikannya, polisi telah memeriksa beberapa saksi dan beberapa kali melakukan olah TKP termasuk infestigasi dari tim Labfor Mabes Polri cabang Medan.
“Kita masih usut dan semoga saja kasus ini cepat terungkap,” kata Kapolresta Barelang, Kombes Pol Asep Safrudin yang dihubungi pewarta, Kamis (23/7/2015) lalu.
Namun, beberapa kasus pembunuhan lain juga masih menjadi pekerjaan rumah (PR) polisi, termasuk pembunuhan sadis terhadap Anggi.
“Kita tidak hanya diam dan masih terus dalami. Terkadang ada kendala dalam proses pengungkapan,” terang Asep saat itu.
Selain Anggi, kasus pembunuhan wanita muda juga dialami oleh Try Chintya Prasetya di parit Hotel Vista pada 8 Agustus 2015 lalu.
Dan lagi-lagi, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait siapa pelaku pembunuhan sadis tersebut.
Untuk mengungkap kasus tersebut, aparat kepolisian juga sudah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan orang-orang terdekat korban.
Menanggapi hal tersebut, Syukri Fahrial, anggota DPRD Kepri yang juga paman korban mengaku belum mengetahui sejauh mana pemeriksaan yang dilakukan oleh aparat kepolisian.
Namun pihaknya sangat berharap pelaku bisa diketahui dan ditangkap.
“Kita tentu sangat berharap bisa secepatnya terungkap kasus ini. Dan hal ini juga menunjukan bahwa polisi tidak diam,” kata Syukri saat ditemui Tribun Batam di area Musda Partai Hanura, Minggu(13/9/2015) siang.
Ia juga mengatakan selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian, jika mendapatkan informasi-informasi terbaru yang mengarah pada penetapan tersangka.
Dan terakhir, dialami oleh Dian Milenia, Siswi kelas 1 di SMAN 1 Batam yang ditemukan meninggal dunia di Dam Sei Ladi, Batam dalam kondisi leher terluka pada Minggu( 27/9/2015).
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti apakah motif serta apakah ada kaitan antara kasus yang satu dengan yang lainnya.
Namun yang pasti, dengan adanya temuan kasus pembunuhan wanuta muda yang terakhir (Dian), membuat kinerja Polisi khusunya Polda Kepri dan Polresta Barelang di uji.
Apakah bisa memberikan rasa aman bagi masyarakat atau akan dibiarkan berlarut-larut? Mari kuta berdoa bersama-sama agar polisi bisa mengungkap kasus pembunuhan ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here