Hewan Unik Ini Ditemukan di Indonesia, Bikin Gempar Ilmuwan Barat, Apa Keunikannya?

0
726

“Spesies ini dinamai untuk menghormati Gerolf Steiner, yang menggunakan nama samaran Harald Stümpke, beliau telah menerbitkan sebuah buku kecil (Bau und Leben der Rhinogradentia) dikenal dalam bahasa Inggris sebagai The Snouters,” kata Jake Esselstyn.

The Snouters, katanya, menjelaskan radiasi pulau fiksi mamalia dengan hidung yang luar biasa dan adaptasi aural dan tampaknya mengantisipasi penemuan Hyorhinomys Stuempkei, dengan hidung merah muda yang besar dan panjang.

“Kami merekomendasikan ‘Sulawesi snouter’ sebagai bahasa Inggris nama umum,” tulis sejumlah ilmuwan di koran, sebagaimana dikutip sci-news.com. “Kami belum pernah melihat sesuatu seperti ini,” kata Dr Esselstyn.

Dalam jurnal ilmiah tersebut, Esselstyn menjelaskan, tikus ini memiliki mulut yang kecil (relatif terhadap ukuran kepala), telinga yang besar berukuran 21 persen dari kepala dan panjang tubuh, kaki belakang yang panjang yang dapat digunakan untuk melompat, rambut urogenital sangat panjang dan gigi seri putih panjang.

Gigi seri yang panjang adalah sifat tikus-tikus kesturi, tetapi Hyorhinomys Stuempkei memiliki gigi seri utama yang panjang. “Bulunya bersifat bicolored dengan punggung coklat dan abu-abu, ada putihnya. Ekornya sedikit lebih panjang dari kepala dan panjang tubuh, dan berwarna bilateral pada dua sumbu, dengan venter putih dan ujung distal putih mewakili 60 persen panjang ekor. Lidah berukuran panjang,” tulisnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here