Hamil 7 Bulan, Perempuan Ini Dipaksa Suami Jadi PSK di Taman Gajah Mada

"Abang, tolong aku. Aku enggak mau pulang ikut suamiku, aku takut dipukulnya. Selama ini, aku selalu ditambar dan dianiaya bila tidak memberikan uang. Aku dipaksa menjual diri di Taman Gajah Mada," ujarnya di Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja

0
8330

Malang benar nasib Erwina Boru Tampubolon (25). Di usia kandungan yang menginjak usia tujuh bulan, ia mengaku dipaksa menjadi Pekerja Seks Komersial  oleh suaminya,  Kristian Indra Pardede.

Ia digaruk di Taman Gajah Mada, Medan, Sumatera Utara. saat petugas Satpol PP dan instansi lainnnya mengelar razia di KotaMedan hingga subuh tadi.

“Abang, tolong aku. Aku enggak mau pulang ikut suamiku, aku takut dipukulnya. Selama ini, aku selalu ditambar dan dianiaya bila tidak memberikan uang. Aku dipaksa menjual diri di Taman Gajah Mada,” ujarnya di Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Jalan KH Wahid Hasyim, Sabtu (28/11/2015) dinihari.

Sambil berlinang air mata, Erwina mengatakan,  saban hari Indra mengantarkan istrinya  ke Taman Gajah Mada.

Bila menolak, Indra akan memukul dan menampar serta melakukan tindakan kekerasan lainnya sehingga, dia tidak berani untuk menolak permintaan suaminya untuk jadi pelacur di pinggir jalan.

“Aku berdiri menjajahkan diri, sedangkan suamiku jadi tukang parkir sambil liat-liat pelanggan. Meskipun, aku sedang hamil tetap melayani nafsu orang. Tarif di jalan sekali kencan Rp 200 ribu. Sebenarnya,aku enggak mau jadi PSK tapi dipaksa. Bila tidak berikan uang aku akan dipukuli,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here