Ditanya Uang Sumbangan Angeline, Ketua TRC Komnas Anak Mengamuk

0
22

Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Komnas Anak, Naomi Werdisastro emosi dan mengamuk saat ditanya kelanjutan kasus uang sumbangan untuk Angeline, di Kejaksaan Tinggi Bali, Denpasar, Kamis (15/10/2015).

Saat itu Naomi langsung menjawab dengan menggebu-gebu. “Urusan apa- Loe tanya lagi apa, gue bikin laporan ke polisi aja ya,” timpal Naomi dengan nada tinggi.

Saat itu Naomi langsung ditenangkan oleh Arist Merdeka untuk sabar. Tapi Naomi menjawab “Nggak ada sabar, is about money, ini about uang orang mati yang difitnahkan kepada saya. Dan anak saya tidak sekolah, jangan ditanya lagi,” kata Naomi.

Perempuan berambut cepak itu emosinya meledak-ledak, sehingga beberapa pegawai Kejati keluar dari ruangnya untuk melihat kericuhan tersebut.

Saat itu Arist Merdeka tidak henti-hentinya untuk menenangkan Naomi agar tidak emosi, dan berterik-teriak di Kejati Bali. “Sabar-sabar dia kan cuma nanya,” kata Arist.

Kemudian disambung oleh Naomi. “Anak saya tidak sekolah karena ini. Sudah Diserahkan subsidi-subsidi lagi. mau rebut-ribut lagi,” timpalnya.

Naomi tidak hanya berhenti disitu, dia kembali masuk lagi ke Kejati dan mencari-cari wartawan itu.

Naomi lari dengan membuka kacamatanya dan sambil berteriak histeris dengan meminta untuk tidak mempertanyakan pertanyaan uang sumbangan untuk Angeline. Sebelumnya wartawan ini menanyakan kelanjutan uang Rp30 juta itu kepada Arist Merdeka.

“Itu sudah beres, tidak ada masalah. Saya juga tidak tahu betul dengan kasus itu, coba tanya sama Naomi,” ujarnya. Arist menambahkan, bahwa itu sudah beres tidak ada masalah.

“Bahkan sekarang keluarganya (Angeline) disubsidi tiap bulan,” kata Arist. Saat ditanya dananya darimana, Arist Merdeka mengatakan untuk menanyakan hal tersebut kepada Naomi.

“Dalam keluarga itu hanya miss komunikasi, ada informasi yang simpang siur dan itu sudah diselesaikan,” ungkap Arist.

Arist Merdeka juga mengaku tidak mengetahui besaran uang subsidi untuk keluarga Angeline.

Seperti dikabarkan Naomi membawa uang Angeline Rp30 juta, namun sudah diberikan kepada Hamidah ibu kandung Angeline sebesar Rp15 juta.