Ceritakan Pengalamannya Saat Bertemu dan Ngobrol Langsung dengan Gibran, Kisah Pria Ini...

Ceritakan Pengalamannya Saat Bertemu dan Ngobrol Langsung dengan Gibran, Kisah Pria Ini Viral

0 3

Berikut ini kisah yg ia bagikan di Kaskus.

“Saat datang ke Taher Square untuk memenuhi undangan grand opening Markobar Banjarmasin tadi sore, saya dibuat terkejut dengan kehadiran sosok anak orang nomor 1 negeri ini, Gibran Rakabuming Raka. Gimana nggak kaget. diundangan memang dijelaskan grand opening Markobar, tetapi tidak disebutkan bahwa Gibran bakal hadir juga. Dalam poster grand launchingnya memang ada sosok Gibran, karena wajar saja menurut saya ada sosok owner di poster, tapi nggak nyangka dia juga bakal datang kemari.

Alih-alih grand opening mewah dengan acara meriah dan dihadiri oleh orang2 penting, Gibran memilih lokasi sekitar Markobar untuk acaranya dengan konsep yg sangat sederhana. Kursi disusun sekitar 50an, undangan terdiri dari anak panti asuhan dan wartawan juga tamu undangan yg bukan dari kalangan tokoh-tokoh penting kota ini, kecuali Rosehan (tokoh masyarakat) yg memang empunya Taher Square, tempat Markobar bernaung.

Menu makannya pun sederhana. Takjil, Nasi + ayam goreng kotak, plus bonus icip2 Markobar. Saya pikir pejabat2 kota ini tidak tahu anak presiden mampir dimari. Karena jika mereka tahu, pasti tempat ini bakal sesak dipadati mobil-mobil pejabat. Lagipula Gibran adalah sosok yg sangat sederhana dan tidak suka publikasi. Alhasil para pejabat itu tidak tahu bahwa Gibran ada di Banjarmasin. Mungkin pas beritnya muncul mereka bakal nyesel ga nyambut anak presiden. Hihihi.

Kaskus : id @adzansubuh
 Gibran ketika membuka cabang Markobar di Banjarmasin (Kaskus : id @adzansubuh)

Masih saya ingat kemunculan pertamanya di TV. Dengan muka sewot dan ketusnya itu, media-media kena semprot karena sudah ngegosipin dia macam2. Ayahnya pun langsung mencoba menyetop Gibran dihadapan para awak media di istana. Tapi mau gimana, Gibran memang tertutup, tidak seperti adiknya yg suka ngevlog dan nyeleb. Dia bukannya nganggur atau gimana, tapi memang tidak suka privasinya diketahui, makanya menutup diri ketika Pilpres 2014 lalu. Gosip pun bermunculan ketika itu. Kena semprotlah media2 ketika Gibran unjuk gigi di istana untuk mengklarifikasi gosip yg beredar selama ini. Skip!

Ia pun tidak sungkan solat maghrib berjamaah bersama anak2 panti di mushola sempit dan seadanya di Taher Square itu. Dia, walaupun tidak banyak omongnya, serius dan sumpah, kaya orang biasa aja. Nggak ada eksklusifnya sama sekali! Saya menjadi saksi bagaimana Gibran sangat ramah melayani masyarakat yg ingin berfoto bersamanya. Ngobrol sama dia juga gampang. Ga perlu prosedur macam2 atau surat ini itu.

“Mas, bisa wawancara sebentar,” pinta saya

“Oiya, silahkan,” jawabnya santun.

Obrolan kami tidak lama. Saya hanya melempar 1-2 pertanyaan ketika itu. Karena ia sibuk, saya pun undur diri. Maklum, orang penting. Saya kemudian lanjut wawancara dengan (sepertinya) asistennya. Setelah Gibran tidak sibuk, malah ia yg menghampiri saya, duduk disamping saya.

“Woi, lu tu anak presiden!” Kata saya dalam hati. Hehe.

(Kaskus : id @adzansubuh)