Cabut Subsidi Listrik, Pemerintah bakal Miskinkan 5 Juta Rumah Tangga

0
211

Rencana pemerintah mencabut subsidi listrik pelanggan rumah tangga 450-900 VA bagi mereka yang mampu dinilai akan menimbulkan efek domino.

Setidaknya dari hasil penelitian Universitas Indonesia (UI), kebijakan tersebut berdampak kepada naiknya inflasi hingga naiknya angka kemiskinan.

“Hitungan kami ada 3 sampai 5 juta yang akan jatuh ke kelompok rentan miskin,” ujar Pengamat Ekonomi dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia (UI) Riyanto dalam acara diskusi Energi Kita di Jakarta, Minggu (1/11/2015).

Saat ini tutur dia, total jumlah pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA mencapai 48 juta rumah tangga.

Sementara berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), 24,7 juta rumahtangga merupakan masyakarat miskin dan hampir miskin.

Artinya, akan ada sekitar 23 juta rumahtangga yang subsidi listriknya akan dicabut.

Akibat pencabutan subsidi tersebut, harga listrik akan naik mencapai 250 persen. Hal inilah yang diperkirakan menyebabkan 3 juta sampai 5 juta rumah tangga masuk ke dalam kategori rentan miskin.