Begal Terbunuh, Yang Dibegal Jadi Tersangka

7
16162

Polisi Sektor Bukit Raya menggelar rekonstruksi kejadian penganiayaan yang dilakukan Raju Andrian (20) yang menyebabkan Roby Dzaki Setiyawan (19) tewas saat hendak dilarikan ke rumah sakit.

Rekonstruksi kejadian dilakukan Senin (16/11) di daerah Simpang Tiga, Pekanbaru, tepatnya di Gapura Bandara Sultan Syarif Kasim II. Kejadian penganiayaan tersebut terjadi 10 September lalu, dimana korban Roby mencoba melakukan pembegalan dengan rekannya Khairul kepada Raju dan Yuli.

Gelar rekonstruksi yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB itu, dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Pekanbaru, kuasa hukum Raju, kuasa hukum Roby, pihak keluarga Roby. Sebagai saksi Khairul dan Yuli atas kasus penganiayaan tersebut.

Kepala Unit Reskrim Polsek Bukit Raya Ipda M Bahari Abdi, saat dikonfirmasi mengatakan, setelah dilakukan rekonstruksi, Raju memerankan 35 adegan dimulai saat dirinya bersama teman wanitanya Yuli sedang berduaan di Gapura Bandara Sultan Syarief Kasim II yang kemudian didatangi oleh Roby dan rekannya Khairul.

“Tadi ada 35 adegan yang diperankan oleh Raju, mulai dari saat dirinya bersama dengan teman wanitanya Yuli duduk berdua di gapura bandara, lalu kemudian didatangi oleh Roby dan Khairul yang bermaksud membegal Raju, dan akhirnya justru menyebabkan Roby yang tewas,” jelas Abdi.

Dalam 35 adegan tersebut, adegan pertama hingga adegan ke 23 terlihat bagaimana Roby datang menghampiri Raju dan kemudian menjalankan aksinya berpura-pura sebagai polisi guna menggerebek Raju bersama Yuli yang lagi pacaran.

Kemudian Roby menarik paksa Yuli, hal tersebut memancing emosi Raju hingga terjadi perkelahian antara Roby dan Raju.

Setelah saling tarik-tarikan tangan Yuli, Raju melepaskan tangan Yuli dan kemudian Roby segera merangkul Raju sambil mengeluarkan pisau dari saku belakangnya. Saat itu, Raju berusaha bernegosiasi dengan Roby, namun dia tidak memperdulikannya.

Melihat Roby lengah, Raju langsung merampas pisau dari tangan korban, hingga akhirnya Roby dan Raju jatuh di aspal.

Pada adegan 24 hingga 30 dijelaskan bagaimana Raju dan Roby terlibat perkelahian. Bermaksud membela dirinya, setelah berhasil merampas pisau yang ada di tangan Roby, dengan membabi buta Raju menghujamkan pisau ke tubuh Roby.

Saat itu Khairul mencoba menolong Roby dengan menendang tubuh Raju, kemudian Yuli datang menarik baju Khairul guna menghalangi aksinya.

Melihat Roby dihujani pisau, Khairul kemudian segera menyalakan sepeda motor Honda Scoopy warna biru miliknya dan langsung membawa lari Roby yang sudah tidak berdaya ke Rumah Sakit Mesra, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, nyawa Roby tidak dapat tertolong hingga akhirnya meregang nyawa di rumah sakit setelah mendapat puluhan luka tusuk di sekujur tubuhnya.

7 KOMENTAR

  1. Comment: semoga raju mendapat keadilannya, semoga saja ada yang kuat membelanya, mempertahankan harta dan diri wajib hukumnya maka kalaupun akan kalah dan dihukum raju adalah pemenang dan pasti dapat keadilan. hukum harus ditegakkan temannya roby juga harus di tangkap, mereka penjahat saksinya ada. dan raju harus mendapatkan kebebasan, kalau mati itu resikonya nerbuat kejahatan dan punya senjata tajam

  2. Aneh???
    Lalu jika membela diri saja di jadikan tersangka,bagaimana caranya jika kita berniat membela diri dari tindak kejahatan,pasrah dan tunggu mati gitu???
    Hukum macam apa ini,hukum di negri ini sudah benar2 gila dan rusak.atau pelaku hukumnya yang sudah gila dan rusak pola fikirnya,tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah???????

  3. Comment: indonesia memang seperti itu disogok bebas . tapi begal yg satuxa bunuh juga . hukum di indonesia kyok taek. jancok

  4. Yang salah dibela yang benar dikorbankan hukum macam mana ini..?
    Jangan2 begalnya saudaranya yg buat peraturan hukum kali. ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here