Ada Kutipan Sepihak di Parapat, Bupati Simalungun Minta Maaf

kabar24h, SIANTAR – Pemerintah Kabupaten Simalungun akhirnya meminta maaf atas adanya kenaikan tarif retribusi wisata di Parapat yang diberlakukan secara sepihak. Pemberlakuan sepihak ini dilakoni petugas pemungut retribusi di gerbang masuk daerah wisata Parapat pada musim Lebaran yang baru saja usai.

“Berkaitan dengan beredarnya informasi di media sosial dan juga media terkait kenaikan tarif retribusi tersebut, pak bupati meminta maaf kepada pengunjung Parapat,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kadiskomimfo Kabupaten Simalungun, Akmal Siregar melalui sambungan telepon, Selasa (12/7/2016).

Akmal bilang kenaikan tarif tersebut bukan merupakan tindak kesengajaan dari pihak Pemerintah Kabupaten Simalungun.

“Tarif retribusi di Parapat itu harus sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 2011, kenaikan itu bukan disengaja,” tuturnya.

Akmal pun bilang Pemerintah Kabupaten Simalungun akan mengevaluasi keberadaan perda tersebut dan juga akan mengevaluasi Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) pengelola tarif masuk retribusi di Parapat.

“UPTD Sudah dipanggil untuk mengevaluasi Perda ini. Nanti kalau ada pelanggaran yang dilakukan UPTD yang menaikkan tarif, akan dikenakan sanksi,” ujar Akmal.