31 Ribu Orang Tanda Tangani Petisi Pencabutan Izin Siar TV One

31 Ribu Orang Tanda Tangani Petisi Pencabutan Izin Siar TV One

15965

“Kami tidak mempermasalahkan preferensi politik setiap lembaga penyiaran, tapi pemihakan itu tidak boleh melanggar etika dan prinsip demokrasi penyiaran yang telah diatur didalam UU No. 40 tahun 1999 tentang Undang-undang Pokok Pers, UU No. 32 tentang Penyiaran, UU No. 42 tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden,” tulisnya.

Petisi ini digagas beberapa saat setelah selesainya pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden Indonesia, tahun 2014 silam.

“Lembaga penyiaran apapun harus tunduk dan memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi secara adil, merata, dan seimbang. Setiap lembaga penyiaran harus memiliki tujuan penyampaian pendapat secara sehat dan demokratis, mengedukasi, memelihara kemajemukan bangsa, dan menjaga integrasi bangsa,” lanjutnya.

Teuku melanjutkan, “Kami meminta kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Komisi Penyiaran Indonesia untuk mencabut izin penyiaran TV One. Hal ini demi kemaslahatan bangsa dan  demokrasi yang telah kita rawat bersama, serta mencegah bangsa ini terpecah-belah,” lanjutnya.

Para pendukung petisi ini menilai TV One tidak menggunakan etika jurnalistik ketika melaksanakan tugas jurnalistiknya.

“Media memihak itu wajar, tapi media yang memprovokasi, ‘mengadu’ para narasumber dan menyebar berita fitnah sudah tidak layak lagi memanggil diri media bahkan harusnya malu menggunakan label pers,” tulis Nick Surya.